pagi di teluk penyu

teluk penyu di hari libur menjadi tempat melepas penat. Seperti hari2 sebeImagelumnya pantai ini sudah menggeliat sejak pagi-pagi sekali, para pedagang sibuk menyiapkan dagangan hasil laut: ikan basah dan kering, baik yang kecil ataupun sedang. Sepanjang jalan aspal di tepi pantai menjadi tempat yang segar buat jalan-jalan menghirup udara laut sambil memandang pulau Nusakambangan yang masih pongah. Kapal-kapal besar yang bersandar juga tak kalah pongah. Tanki penampungan minyak bumi juga sangat megah dan pongah menambah kesan futuristik pantai kecil ini.

Pagi itu saya singgah di sebuah warung kecil, pada deretan kios-kios pedagang ikan di tepi pantai. Ada beberapa jenis ikan yang tersedia di sana: kakap merah, kerapu  macan, cumi-cumi, udang, kepiting dan ikan-ikan yang dikeringkan. Pelayan yang ramah menyambutku,”Silakan, bapak! Tinggal pilih yang Bapak suka!”

“Saya suka kakap, sejak muda saya suka yang kakap-kakap, tapi ini tidak ada hubungannya dengan koruptor kelas kakap.”

Si penjual tersenyum. Sederetan warung kebanyakan yang jadi penjual ikan tampak berbadan subur dan hampir tidak ada yang langsing, tapi pedagang yang satu ini cantik dan juga langsing ….

Saya duduk berlama-lama di warung itu karena berbagai pertimbangan. Pertama, menunggu datangnya ikan segar. Kedua, mengamati perempuan cantik berdagang ikan ….

Teluk penyu di pagi hari sungguh indah ….

Tentang yudikarsono

aku menyadari dalam keterbatasan ilmu, kemampuan, dan keberanian, mencoba berdiri, mengepalkan tangan dan mengaum ...., ada dua alasan harimau mengaum, mungkin lapar, mungkin menemukan "sesuatu" .... aku menyadari dalam keterbatasan ini, masih punya semangat untuk meraih "sesuatu" .... aku menyadari bahwa aku bukanlah orang yang cerdas atau pekerja keras, .... .... aku menyadari, bila memang dalam hidup ini tidak meraih apapun, aku masih punya sedikit tempat menuangkan sesuatu, yakni blog ini, ....
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s